MOL Starter Pelarut Mineral adalah kultur mikroba yang ditujukan untuk mengisolasi bakteri spesialis pelarut mineral, terutama Bacillus megaterium (pelarut Fosfat) dan Bacillus mucilaginosus (pelarut Kalium).
Bakteri ini bekerja dengan menghasilkan asam organik alami (seperti asam sitrat, asam glukonat, dan asam laktat) yang melarutkan mineral tidak larut dari batuan, abu vulkanik, atau fosfat alam.
Manfaat Utama:
Membebaskan unsur Fosfor (P) dari batuan fosfat.
Membebaskan unsur Kalium (K) dari abu sabut kelapa atau tanah vulkanis.
Memperkaya tanah dengan mikroba “penambang mineral” yang meningkatkan ketersediaan hara bagi tanaman.
Sebagai Inokulan:
Gunakan 10–20% v/v untuk membuat MOL turunan atau sebagai starter dalam fermentasi pupuk cair kaya mineral.
Penyimpanan:
Simpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan teduh.
Daya simpan optimal: ≤ 1 bulan (sebaiknya segera digunakan atau dipindahkan ke media kultur segar).
Air cucian beras menjadi substrat energi awal (karbohidrat sederhana) untuk merangsang pertumbuhan Bacillus.
Rock phosphate + abu sabut kelapa berfungsi sebagai media seleksi alami, hanya bakteri pelarut mineral yang dapat bertahan dan mendominasi kultur.
Untuk meningkatkan kestabilan, MOL ini dapat dikombinasikan dengan tonik nutrisi kaya gula dan asam amino (misalnya Tonik Nutrisi Macro Boost atau PK-Booster).