MOL BS04: MOL Penambat Nitrogen - Bintil Akar Legum

MOL Bintil Akar Legum (Target: Rhizobium & Bacillus)

Deskripsi Singkat dan Fungsi

MOL (Mikroorganisme Lokal) Starter Bintil Akar Legum adalah kultur mikroba yang diisolasi dari perakaran tanaman kacang-kacangan (legum). Bintil akar pada tanaman ini adalah “pabrik pupuk” alami, tempat terjadinya simbiosis mutualisme antara tanaman dan bakteri. MOL ini secara spesifik bertujuan untuk menangkap dan mengkultur bakteri-bakteri fungsional tersebut, terutama:

  • Rhizobium sp.: Bakteri ini adalah penambat Nitrogen simbiotik paling efisien. Ia hidup di dalam bintil akar dan secara langsung menyuplai tanaman dengan Nitrogen yang diambil dari udara, sebagai ganti sumber energi dari tanaman.
  • Bacillus sp.: Merupakan bakteri pelarut Fosfor (P) yang handal. Ia menghasilkan asam organik yang mampu melarutkan Fosfor yang terikat di tanah, mengubahnya menjadi bentuk yang siap diserap oleh akar.

MOL ini berfungsi sebagai inokulan atau starter premium untuk pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) fase vegetatif. Kombinasi kemampuannya dalam menyediakan Nitrogen (N) dan Fosfor (P) menjadikannya starter yang sangat baik untuk memacu pertumbuhan awal tanaman, perakaran, dan pembentukan daun.


Bahan:

  • 1 kg akar tanaman kacang tanah atau kedelai (pilih yang ada bintil-bintil akarnya).
  • 5 liter air cucian beras kental.
  • 250 gram gula aren/gula merah, dicairkan.

Wadah:

  • Jeriken 10 liter.

Cara Membuat:

  1. Cacah akar legum beserta bintilnya dan masukkan ke dalam jeriken.
  2. Tambahkan air cucian beras dan larutan gula aren.
  3. Tutup rapat, kocok, lalu kendurkan tutupnya untuk jalur gas.
  4. Simpan di tempat gelap selama 7-10 hari.

Indikator Jadi:

  • Aroma fermentasi yang khas seperti tape dan tidak berbau busuk. MOL Starter siap digunakan.