MOL BS01: MOL Starter Humus Bambu

SOP MOL Perakaran Bambu (Target: Bacillus, Streptomyces, Paenibacillus)

Deskripsi Singkat dan Fungsi

MOL (Mikroorganisme Lokal) Starter Humus Bambu adalah biang atau starter mikroba yang diisolasi dari ekosistem perakaran bambu. Hutan bambu dikenal sebagai lingkungan yang sangat subur dan tahan penyakit karena kaya akan mikroorganisme fungsional. MOL ini secara spesifik bertujuan untuk menangkap dan mengkultur bakteri-bakteri unggul seperti:

  • Bacillus sp.: Jagoan dalam melarutkan Fosfat yang terikat di tanah dan menghasilkan hormon pertumbuhan.
  • Streptomyces sp.: Dikenal sebagai produsen antibiotik alami yang dapat menekan jamur patogen dan membantu dekomposisi bahan organik kompleks seperti lignin.
  • Paenibacillus sp.: Berperan dalam memperbaiki struktur tanah dan juga ikut serta dalam siklus nutrisi.

MOL ini berfungsi sebagai inokulan atau starter yang akan diperbanyak dalam pembuatan produk-produk hayati seperti Pembenah Tanah, Pupuk Organik Cair (POC), dan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) fase vegetatif, di mana peran dekomposisi dan penyediaan hara menjadi kunci utama.


Bahan:

  • 1 kg tanah humus dan akar bambu (ambil dari lapisan topsoil yang gembur dan berbau seperti tanah hutan).
  • 5 liter air cucian beras (leri) kental.
  • 250 gram gula aren/gula merah, dicairkan.

Wadah:

  • Jeriken 10 liter.

Cara Membuat:

  1. Masukkan tanah perakaran bambu ke dalam jeriken.
  2. Masukkan air cucian beras dan larutan gula aren.
  3. Tutup rapat, lalu kocok kuat selama 1 menit agar bakteri dari tanah larut ke dalam media.
  4. Kendurkan tutupnya sedikit (atau pasang selang fermentasi) agar gas bisa keluar.
  5. Simpan di tempat gelap dan sejuk selama 7-10 hari. Kocok sesekali.

Indikator Jadi:

  • Aroma wangi seperti tape. Ini adalah MOL Starter Humus Bambu Anda yang siap digunakan.